Cari Dokter
Profile Tokoh
Kamis, 21 januari 2016
dr. Zubaedah, Sp.P, MARS

Dedeh

 

AUTO BIOGRAFI

dr. Zubaedah, Sp.P, MARS

Direktur Medik & Keperawatan

 

 

Panggilan saya Dedeh, cukup singkat dan mudah diingat, walaupun nama saya agak panjang Zubaedah Thabrany. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 9 September 1961 dan asli orang Jakarta. Saya anak ke 5 dari 9 bersaudara.  Pertama kali masuk sekolah SD awalnya cuma ikut2an tanpa daftar karena belum cukup umur sudah minta sekolah, kebetulan kepala sekolah nya tetangga, jadi hanya ikut saja ke sekolah tanpa pendaftaran resmi , namun akhirnya keterusan dan didaftarkan juga sebagai murid Sekolah Dasar Negri 02 Taman Harapan di Cawang dan lulus tahun 1973. Melanjutkan sekolah di SMP IV Muhammadiyah Cawang dan lulus tahun 1976. Setelah lulus SMP melanjutkan sekolah di SMA Negri 14 Jakarta di Cililitan. Saat saya di SMA terjadi perubahan kurikulum dan periode nya jadi tambah 6 bulan sehingga saya lulus SMA pertengahan tahun 1980.

 

Lulus dari SMA saya melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tahun 1980 dan lulus tahun 1986. Keinginan menjadi dokter sudah muncul saat saya masih SD , karena waktu itu di hari Minggu ibu saya sakit kakinya sampai tidak dapat berjalan. Pada zaman itu di daerah Cawang tidak ada Puskesmas dan RS cukup jauh yaitu CB Zet di Salemba (saat ini RSCM), jadi  yang ada hanya seorang mantri yang datang seminggu sekali di hari Sabtu. Bayangkan jika sakit di hari Minggu harus menunggu 6 hari lagi baru bias berobat. Jadi terpikir oleh saya untuk menjadi dokter agar dapat menolong orang yang membutuhkan.

 

Alhamdulillah setelah cita2 tercapai dan lulus jadi dokter, langsung dapat tugas WKS (Wajib Kerja Sarjana) di daerah Cianjur dan menjadi Kepala Puskesmas (sekaligus 2 Puskesmas, merangkap karena kekurangan tenaga medis) . Saya bertugas sejak tahun 1987 sampai tahun 1993. Saya menikah tahun 1988 dengan Rizal Bastari, Ak yang saat ini bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat dan punya 2 anak. Anak pertama Ferdiansyah Bramanta, ST , MBA (lulusan STT Telkom Bandung dan MBA dari ITB) dan anak kedua Fany Zulkarnain, ST (Lulusan Teknik Arsitek UNS Solo).

Saya pindah ke RS Pasar Rebo pada tahun 1993 dan pada tahun 1995 saya mulai sekolah paru di FKUI dan tempat pendidikan nya di RS Persahabatan. Selesai spesialis pada awal tahun 2000 sempat membantu Departemen Paru selama kurang lebih 2 tahun sebagai asisten staf pengajar. Namun Allah menentukan lain yaitu pada akhir tahun 2001 saya ditempatkan di RS Paru Cisarua, katanya harus WKS ke 2 (setelah spesialis) selama 1 tahun. Setelah itu rencananya akan kembali ke Departemen Paru, namun lagi2 Allah menghendaki lain, senior saya di RS Paru Cisarua mulai ada yang pensiun dan dalam waktu dekat juga banyak yang akan pensiun sehingga tenaga dokter spesialis paru sangat dibutuhkan disana dan saya tidak bisa meninggalkan nya.

Tahun 2003 saya diminta untuk menjadi Kepala Seksi Medis, tentu saja saya tolak keras karena saya tidak suka jabatan struktural, namun lagi2 saya tidak dapat berkutik karena tidak ada dokter paru lain, sementara disana adalah RS Paru. Tahun 2004 saya diangkat menjadi Wakil Direktur Pelayanan Medik & Keperawatan. Bulan Agustus 2008 saya mulai sekolah MARS di FKMUI dan lulus bulan Juli 2010. Di tahun 2008 RS Paru Cisarua naik jadi Eselon II , saya dilantik lagi jadi Direktur Medik & Keperawatan (beda nomenklatur , jadi dilantik ulang) pada bulan Februari tahun 2009.

Walaupun saya tidak suka dengan jabatan struktural, namun saya tidak pernah bisa lari dari hal tersebut. Kemudian karena Direktur Utama RS Paru Cisarua pensiun, saya diangkat menjadi Direktur Utama pada bulan November 2009. Hal tersebut  tidak pernah saya inginkan ataupun saya impikan. Setelah pelantikan, yang terucap dari mulut saya adalah “Innalillahi saya mendapat musibah”  karena jabatan bagi saya adalah amanah yang sangat berat yang harus saya pertanggung jawabkan dunia akhirat. Satu hari setelah pelantikan, saya  berangkat untuk menunaikan ibadah haji selama 42 hari.

Enam tahun saya laksanakan tugas saya dengan penuh suka duka, akhirnya tanpa diduga , tak diinginkan dan tak pernah terbayangkan sebelumnya, pada tanggal 1 September 2015 saya dipindahkan ke RSUP Persahabatan sebagai Direktur Medik & Keperawatan. Betapapun saya tidak menginginkan jabatan, namun Allah senantiasa memberikan tugas itu pada saya, dan tentu saja saya harus melaksanakannya semaksimal mungkin sesuai kemampuan saya. Mudah2an Allah akan senantiasa memberikan petunjuk , keberkahan dan perlindungan NYA dalam menjalankan amanah ini.

 



 Baca Juga !!!
Artikel

Pengumuman

^ Kembali ke atas