Cari Dokter
Profile Tokoh
Sabtu, 31 desember 2016
KETUA KOMITE ETIK DAN HUKUM Dr. dr. Aziza Ghanie Icksan, Sp.Rad (K)
KETUA KOMITE ETIK DAN HUKUM Dr. dr. Aziza  Ghanie Icksan, Sp.Rad (K)

 

PROFIL TOKOH

Ketua Komite Etik dan hukum

Dr. dr. Aziza  Ghanie Icksan, Sp.Rad (K) 

 

Bekerja  Baginya Adalah Pengabdian Sepanjang Hayat

Lahir dikota Solo pada tanggal 13 Oktober  1955 ketika sang ayah Prof H A. Ghanie Sindang MA, pulang dari Kairo dan ditugaskan untuk membangun perguruan Islam dikota ini, tetapi kemudian ayahnya dipindahkan ke kota palembang pada saat dr Aziza berusia usia 3 tahun.  Tetapi baru beberapa saat  di Palembang, dr. Aziza kecil sudah menjadi yatim karena diusia tersebut  ayah nya meninggal dunia, tinggallah dr Aziza bersama ibunya yang asli Cairo di kota Palembang dan tumbuh besar di tanah kelahiran ayahnya. Sejak SD hingga SMA dr. Aziza bersekolah di Xaverius  Palembang, kemudian pada tahun 1974 melanjutkan Pendidikan Dokter di FK Universitas Sriwijaya.

Berasal dari keluarga berlatar belakang pendidik, anak ke 5 dari 7 bersaudara yang memiliki hobby olahraga volley dan bulutangkis ini menyelesaikan pendidikan kedokteran pada tahun 1981 dan mengawali karirnya sebagai dokter di PKM Merdeka Palembang, tiga tahun berselang dr. Aziza dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai kepala di PKM Basuki Rahmat Palembang.

Tahun 1983 dr. Aziza dipinang oleh dr. Z. Icksan Ambiar, Sp.OG. Berprinsip selalu menjadi pendamping suami kemanapun dan dimanapun, meski memiliki karir sendiri penyuka masakan timur tengah seperti kari kambing dan nasi kebuli ini setia menemani suami  yang sering berpindah-pindah tugas dari daerah satu ke daerah lain. Tahun 1992,  sang suami memutuskan pindah bekerja ke Jakarta dan kesempatan ini dipakai dr. Aziza untuk mengambil spesialis Radiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 

Lulus sebagai Spesialis Radiologi pada tahun 1996, dr. Aziza mulai bergabung sebagai staf SMF Radiologi RSUP Persahabatan. Pada tahun 2000  penggemar membaca dan menulis yang sudah menghasilkan banyak karya ilmiah baik berupa proceeding book maupun majalah ini dipercaya untuk memegang amanah sebagai Kepala Instalasi Radiologi RSUP Persahabatan.

Ibu dari tiga orang anak yang berprofesi sebagai dokter juga yaitu dr. Aryando Pradana, Sp.OG, dr. M. Ardianto Airlangga dan dr. Anesia Tania selalu berpesan agar anak-anaknya selalu akur dan menjaga silaturahim dalam keluarga ini memiliki motto hidup baginya bekerja merupakan pengabdian sepanjang hayat.

Karena keahliannya dalam ilmu Radiologi karir dr Aziza terus meningkat, ini ditandai dengan dipercayanya kembali untuk menduduki jabatan sebagai Ketua SMF Radiologi pada tahun 2006. Keaktifannya mengikuti organisasi membuatnya ditunjuk menjadi Ketua Kolegium Radiologi Indonesia, disamping itu sebagai konsultan Radiologi Toraks beliau dipercaya sebagai ketua  Perkumpulan  Spesialis Radiologi Toraks Indonesia  hingga sekarang, hal ini sangat bermanfaat karena RS Persahabatan merupakan pusat respirasi Nasional yang sangat sejalan dengan karir beliau sehingga banyak ilmu terbaru yang dapat diterapkan bagi perkembangan pelayanan Radiologi Respirasi  di RSUP Persahabatan. Sebagai Konsultan Radiologi toraks dr. Aziza akan memberikan semua kemampuan yang dimilikinya demi perkembangan pelayanan Radiologi untuk menaikkan angka kesembuhan pasien yang berobat di RSUP Persahabatan.

Menjabat sebagai Ketua Komite Etik dan Hukum (KEH)  pada tanggal 01 April 2016 merupakan suatu amanah yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dalam mengembangkan rumah sakit. Tantangan yang dihadapi adalah menjalankan renstra yang belum terlaksana, meneruskan renstra yang belum terselesaikan  dan membuat renstra yang belum terdapat sebelumnya.  Dukungan dari pimpinan dan suami juga menjadikannya kuat dan yakin dalam menjalani jabatan dalam bidang yang baru baginya.

Sebagai ketua KEH  beliau harus bekerja sesuai  Fungsi dari KEH yaitu memberikan  saran kepada pimpinan dalam menyusun dan merumuskan kebijakan aspek etik dan hukum pelayanan di RSUP persahabatan agar melindungi kepentingan-kepentingan pasien dan rumah sakit. Beliau berharap agar di RSUP Persahabatan terselenggaranya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit sesuai kode etik, standar profesi, standar kompetensi dan standar pelayanan dan menjalankan peraturan perundan-undangan.

Dr. Aziza menilai komunikasi antara rekan sejawat sangatlah penting, maka setiap minggu diadakan pertemuan untuk membahas apa-apa yang menjadi Key Performance Indikator dan fokus pada hal-hal yang harus dikerjakan demi tercapainya visi untuk menjadi rumah sakit pusat respirasi terkemuka di Asia Pasifik.

Kepada seluruh karyawan RSUP Persahabatan marilah kita menjadi warga yang melayani pasien secara Bersahabat dengan menjunjung Etika, Disiplin, Profesional, Berintegrasi Tinggi, Menjalin Kerjasama, Mematuhi Aturan-Aturan dan Hukum yang berlaku, sehingga memberikan kepuasan kepada pelanggan baik Internal maupun Eksternal.

 

dr. Aziza

Wawancara tim IPH & PKRS bersama salah satu tokoh di RSUP Persahabatan Dr. dr. Aziza  Ghanie Icksan, Sp.Rad (K)



 Baca Juga !!!
Artikel

Pengumuman

^ Kembali ke atas