Cari Dokter
Berita
Rabu, 21 juni 2017
DONOR DARAH SAAT PUASA
DONOR DARAH SAAT PUASA

DONOR DARAH SAAT PUASA

Dr. Desti Haryani

Kepala Unit Bank Darah Rumah Sakit

 

Jakarta. Memang tidak bisa dipungkiri di bulan Ramadhan banyak orang yang enggan/malas mendonorkan darahnya disaat sedang menjalankan ibadah puasa. Berbagai alasan orang enggan/malas mendonorkan darahnya, baik dari segi keyakinan dengan donor darah disaat menjalankan puasa dapat membatalkan puasa, ada pula yang dihantui rasa takut setelah mendonorkan darah dapat mengganggu aktifitas seharian saat sedang berpuasa.

Inilah yang perlu kita sosialisasikan, menanamkan keyakinan dengan donor darah tidak membatalkan bagi orang yang sedang berpuasa. Sesuai dengan Fatwa MUI tentang hukum donor darah bagi orang yang sedang berpuasa bahwa:

“Pengeluaran darah dari orang yang sedang menunaikah ibadah puasa, tidak membatalkan atau mengurangi kesempurnaan ibadah puasa orang yang menjalankan. Bahkan ditinjau dari sudut fadilah atau keutamaan, memberikan sumbangan darah oleh orang yang sedang berpuasa kepada orang yang membutuhkan adalah satu amal shaleh yang dilakukan di luar bulan puasa.”

Memang ada pula bagi pendonor yang telah menyumbangkan darahnya dapat membuat aktifitas seharian terganggu, hal ini disebabkan kurang persiapannya pendonor  yang hendak menyumbangkan darahnya. Jika seperti itu pendonor pun bisa saja membatalkan puasanya, dikarenakan efek dari kuranngnya persiapan dalam menjalani donor darah. Dengan ini, perlu diketahui tips – tips bagi calon pendonor yang hendak menyumbangkan darahnya saat berpuasa.

Apa sih yang harus dipersiapkan sebelum mendonorkan darah saat berpuasa?

  1. Beberapa hari sebelum mendonorkan darah, persiapkan diri dengan makan sayuran berserat tinggi, perbanyak minum air mineral dan tidur yang cukup. Jika berencana mendonorkan darah pada hari H perbanyaklah minum air, jus buah, konsumsi sayur saat sahur sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi. Cukupi asupan gizi dan cairan tubuh Anda dengan makanan dan minuman kaya zat besi, seperti daging merah, ayam, ikan, produk susu, kacang dan biji-bijian, dan bayam. Hindari makanan berlemak, seperti fast food atau es krim, yang bisa mengecoh hasil tes darah.
  2. Beberapa waktu donor yang paling tepat yakni; Sehabis sahur, Pagi hari sebelum jam 10 pagi, Menjelang buka puasa sekitar jam 4 – 5 sore hari dan usai buka puasa / tarawih
  3. Pemilihan Waktu donor darah yang tepat dilakukan agar fisik tidak drop saat menyumbangkan darah. Saat puasa sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik terlalu berat setelah mendonorkan darah, seperti berolah raga.

Bertepatan dengan bulan ramadhan, RSUP Persahabatan mengadakan donor darah pada hari Rabu, tanggal 21 Juni 2017, di Ruang Seruni lantai 3. Kegiatan ini diadakan karena stok darah selama bulan puasa jauh menurun dibanding hari biasa dan untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang memerlukan transfusi darah pada bulan ini.

 


Galeri Photo :

Dondar 1

Pelaksanaan donor darah.

 

Donor Darah 2

Pemeriksaan awal sebelum melakukan donor darah.

 

Donor Darah 3

Peserta donor yang berhasil mendonorkan darahnya mendapatkan bingkisan dari UBDRS

 

 



 Baca Juga !!!
Artikel

Pengumuman

^ Kembali ke atas